Sungai Utik Kembali Masuk Nominasi 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

Header Menu


Sungai Utik Kembali Masuk Nominasi 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

Monday, May 27, 2024

Apai Janggut, saat di Rumah Betang Sungai Utik.

KAPUAS HULU, artikelpublik.com
- Desa Wisata Batu Lintang yang terletak di Sungai Utik, wilayah Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, kembali masuk dalam nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 setelah sebelumnya masuk dalam nominasi 100 besar.


Kompetisi ADWI itu diikuti oleh 6.016 desa wisata yang ada di Indonesia.


ADWI 2024 itu merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia sebagai ajang penghargaan bagi desa wisata terbaik di Indonesia.


Nominasi 50 Desa wisata terbaik di Indonesia itu diumumkan langsung oleh Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, di akun resmi Instagram Kemenparekraf RI yakni @anugerahdesawisataindonesia, Minggu (26/05/2024).


Dari 50 desa wisata yang masuk dalam nominasi tersebut, dua diantaranya ada di Provinsi Kalimantan Barat, yakni selain Sungai Utik, ada pula Desa Wisata Jagoi Babang yang terletak di Kabupaten Bengkayang.


Dalam akun Instagram @anugerahdesawisataindonesia itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan bahwa perjalanan untuk sampai di titik tersebut tidaklah mudah karena bersaing dengan 6.016 desa wisata lainnya.


Menurut Sandiaga, setelah melalui kurasi yang panjang, analisis hingga penilaian secara objektif oleh seluruh tim dewan juri, akhirnya Kemenparekraf RI telah mendapatkan desa wisata terbaik dalam ajang ADWI 2024.


“Momen ini yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta ADWI 2024, dengan sangat teramat bangga, saya umumkan 50 besar desa wisata ADWI 2024," tuturnya.


Sebelumnya, atas masuknya Sungai Utik dalam 50 besar ADWI 2024 tersebut, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu akan terus mendukung upaya pengembangan pariwisata di Kapuas Hulu, termasuk melalui berbagai program dan kegiatan yang dapat meningkatkan daya tarik para wisatawan, di antaranya dengan rutin menggelar event-event budaya dan adat istiadat masyarakat setempat.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu, untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan budaya, serta adat istiadat yang telah ada agar tetap lestari,“ ujar Bupati Fransiskus Diaan.


Published: Noto Sujarwoto